Polisi Hentikan Kasus Kerumunan Raffi Ahmad, Berikut Keterangan Penyidik



E-KORAN - Polisi menghentikan gelar perkara Raffi Ahmad yang diduga melanggar protokol kesehatan usai melakukan vaksinasi bersama Presiden Jokowi di Kopleks Istana Negara Jakarta pada beberapa pekan lalu.

Pasalnya, penyidik saat gelar perkara terhadap Raffi Ahmad tidak ditemukan adanya pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan artis tersebut.

"Sehingga yuridis yang ada di dalam pasal 93 juncto pasal 9 UU nomor 6 tahun 2018 tentang karantina kesehatan ini selesai. Gelar perkara itu tidak terpenuhi termasuk peraturan daerah juga peraturan Kementerian Kesehatan tidak terpenuhi," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri yang dilansir dari detik.com, Kamis (21/1/2021).

Selain itu lanjut Yusri, penyelenggaran acara yang dilakukan Raffi Ahmad bersifat privasi dan menerapkan protokol kesehatan sesuai UU karantina kesehatan.

"Karena memang sifatnya privasi, dari 18 orang dilakukan dengan protokol kesehatan baik dengan melakukan tes suhu kemudian SWAB Antigen," sambungnya

Ricardo Galael, kata Yusri Yunus, juga tidak mengadakan acara pesta ulang tahun itu secara sengaja. Semuanya terjadi secara spontan dari teman-temannya yang datang ke rumah tanpa diundang, termasuk Raffi Ahmad.

"Yang datang juga tidak ada undangan. Tetapi ini teman-teman dekat yang spontanitas ke sana tanpa diundang ke kediaman saudara RG. Sehingga karena tidak terpenuhinya (pelanggaran), tidak terbukti dua alat bukti pasal 184 KUHAP, sehingga dilakukan penghentian penyelidikan," pungkas Yusri Yunus.

Posting Komentar

0 Komentar

Business

...